Istilah “smartphone farm” merujuk pada tempat yang digunakan untuk meningkatkan jumlah tayangan dan “like” di media sosial secara tidak nyata.
Seorang pria muda mengungkap bahwa ribuan smartphone di Jepang dioperasikan secara otomatis untuk memutar video atau menekan tombol “like”. Layanan ini dijual kepada individu maupun perusahaan untuk meningkatkan popularitas di SNS.
Fenomena ini tidak hanya digunakan untuk promosi, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan untuk penipuan, propaganda, dan manipulasi opini publik. Di Ukraina, praktik serupa telah dibongkar dan digunakan untuk menyebarkan propaganda politik.
Di Jepang, pakar keamanan siber juga mengingatkan bahwa upaya manipulasi opini melalui SNS mulai terlihat dalam pemilu, termasuk penggunaan akun palsu dan konten buatan AI.
“Opini publik bisa dikendalikan dengan mudah,” ujar sumber tersebut, menunjukkan besarnya risiko penyalahgunaan teknologi digital saat ini.



コメント