Malaysia memutuskan untuk mengirimkan skuad U-16 ke Kejuaraan ASEAN U-17 2026 yang akan digelar di Jawa Timur pada bulan April. Keputusan ini menarik perhatian karena biasanya turnamen U-17 diikuti oleh pemain dengan usia yang sesuai, namun Malaysia justru memilih menurunkan pemain yang lebih muda.
Keputusan ini diambil setelah diskusi antara Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Program Pengembangan Sepak Bola Nasional (NFDP), dan Direktur Teknik FAM, Scott O’Donell. Direktur Teknik NFDP, Ong Kim Swee, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas tim nasional.
Turnamen ini akan dijadikan sebagai ajang persiapan awal menuju kualifikasi Piala Asia AFC U-17 2027 yang akan berlangsung pada November 2026. Dengan menghadapi lawan yang lebih tua dan lebih kuat, para pemain diharapkan mendapatkan pengalaman berharga di level internasional.
Meskipun risiko kekalahan lebih besar, pendekatan ini dinilai penting untuk membentuk mental dan kemampuan pemain sejak dini. Pengalaman menghadapi tekanan pertandingan tingkat tinggi akan menjadi modal penting bagi masa depan tim nasional Malaysia.
Langkah ini juga menunjukkan perubahan strategi dalam pengembangan sepak bola di Asia Tenggara, di mana fokus tidak hanya pada hasil instan, tetapi juga pada pembinaan jangka panjang.



コメント