Ketua Partai Demokrat untuk Rakyat, Yuichiro Tamaki, menghadapi Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam sesi tanya jawab parlemen pada 25 Februari. Ini merupakan perdebatan pertama keduanya setelah pemilihan umum DPR terbaru.
Tamaki menegaskan bahwa kenaikan batas penghasilan tidak kena pajak saja tidak cukup untuk meningkatkan pendapatan bersih masyarakat. Ia meminta agar potongan pajak penduduk juga dinaikkan hingga 1,78 juta yen sesuai janji kampanye partainya.
PM Takaichi menjawab bahwa kebijakan tersebut masih perlu dikaji dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap keuangan daerah. Terkait usulan penerbitan obligasi pendidikan, pemerintah menyatakan akan terus mempertimbangkannya secara positif.
Tamaki juga mengkritik rencana penghapusan pajak konsumsi untuk bahan makanan selama dua tahun. Menurutnya, penerapan beberapa tarif pajak sekaligus dapat membuat sistem semakin rumit. Perdebatan ini menunjukkan meningkatnya dinamika politik di parlemen Jepang.



コメント