Nepal mencatat sejarah baru setelah Balendra Shah (35), seorang rapper yang dikenal luas di kalangan muda, resmi menjabat sebagai Perdana Menteri pada 27 Maret.
Partai baru yang dipimpinnya, Rastriya Swatantra Party, meraih kemenangan telak dalam pemilu dengan mendapatkan 182 dari total 275 kursi parlemen.
Kemenangan ini mencerminkan kemarahan generasi muda terhadap korupsi yang mengakar serta kondisi ekonomi yang sulit. Nepal sendiri termasuk salah satu negara termiskin di dunia, dengan tingkat pengangguran kaum muda yang tinggi.
Gelombang perubahan ini bermula dari aksi protes besar-besaran tahun lalu, setelah pemerintah melarang penggunaan media sosial. Kebijakan tersebut memicu kemarahan publik, terutama generasi muda, dan menyebabkan jatuhnya pemerintahan sebelumnya.
Shah, yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Kathmandu, dikenal dengan gaya kepemimpinan tegas. Ia sempat menuai kontroversi karena menertibkan bangunan ilegal secara paksa.
Kini, perhatian dunia tertuju pada bagaimana “PM rapper” ini memimpin Nepal dan apakah ia mampu membawa perubahan nyata bagi masa depan negara tersebut.



コメント