Fenomena aneh mulai marak terjadi di Jepang: membeli barang di Amazon, namun paket justru datang dari Rakuten. Polisi Jepang mengungkap bahwa ini merupakan bagian dari skema penipuan siber yang semakin meningkat.
Sejak Juli tahun lalu, sudah ada sekitar 400 laporan terkait akun Rakuten yang dibajak. Dalam salah satu kasus, seorang pria membeli barang di Amazon, namun barang tersebut ternyata dibeli oleh orang lain melalui akun Rakuten yang diretas dan dikirim ke alamatnya.
Modusnya cukup canggih. Pelaku membuat listing palsu dengan harga lebih murah untuk menarik pembeli. Setelah ada pesanan, mereka menggunakan akun Rakuten yang dibajak untuk membeli barang asli, lalu mengirimkannya ke pembeli. Pembayaran dilakukan menggunakan data kartu kredit curian, sehingga pelaku mendapatkan keuntungan penuh.
Kasus serupa juga ditemukan di platform lain seperti Qoo10 dan SHEIN. Polisi mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa riwayat pembelian dan berhati-hati terhadap phishing.
Penipuan digital semakin canggih, dan pengguna harus lebih waspada dalam bertransaksi online.



コメント