Satu tahun setelah peluncuran SIM terintegrasi dengan kartu My Number di Jepang, berbagai keluhan mulai bermunculan. Meski jumlah pengguna sudah mencapai sekitar 2,67 juta, banyak orang mengalami masalah karena kurang memahami sistemnya.
Menurut Polisi Prefektur Iwate, salah satu kasus yang sering terjadi adalah data SIM yang tidak terbaca setelah kartu My Number diperbarui. Hal ini membuat pemiliknya tidak bisa mengemudi secara legal.
Selain itu, ada juga kesalahpahaman bahwa dengan SIM digital, tidak perlu lagi melakukan pembaruan SIM. Padahal, prosedur tersebut tetap wajib dilakukan.
Masalah lain muncul saat menyewa mobil. Untuk membaca data SIM digital diperlukan PIN 4 digit, dan banyak pengguna yang lupa, sehingga tidak bisa menyewa kendaraan.
Pihak kepolisian kini aktif memberikan edukasi agar masyarakat memahami kelebihan dan risiko sebelum beralih ke sistem ini.


コメント