Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mengungkapkan bahwa biaya operasi militer terhadap Iran telah mencapai sekitar 25 miliar dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp4.000 triliun.
Pengumuman ini disampaikan dalam sidang dengar pendapat Komite Angkatan Bersenjata DPR AS pada tanggal 29, yang dihadiri oleh Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, serta Ketua Kepala Staf Gabungan.
Seorang pejabat Pentagon menjelaskan bahwa sebagian besar biaya digunakan untuk amunisi, serta mencakup biaya pelaksanaan operasi dan penggantian peralatan militer.
Ini merupakan pertama kalinya Pentagon secara resmi mengungkapkan total biaya operasi militer tersebut, meskipun rincian detailnya tidak dijelaskan lebih lanjut.
Menteri Pertahanan Hegseth juga menyatakan bahwa Iran belum meninggalkan ambisi pengembangan nuklirnya, sehingga operasi militer tersebut dianggap perlu.
Ia bahkan mengkritik keras oposisi dari Partai Demokrat dan sebagian anggota Partai Republik, dengan mengatakan bahwa “musuh terbesar yang dihadapi saat ini adalah pernyataan yang ceroboh dan tidak bertanggung jawab dari para politisi tersebut.”



コメント